logo blog
Banner

Ritual Pembersihan Mayat Ma' Nene'

Avanoustic.com - Siapa yang tidak kenal dengan Tana Toraja di Sulawesi Selatan. Salah satu daerah di Indonesia yang sangat terkenal di dunia karena memiliki alam pegunungan yang sangat indah serta ritual adatnya yang unik.

Pesta Rambu Solo adalah salah satunya. Ritual yang dilakukan saat pemakaman tokoh yang dihormati ini begitu banyak mengundang kedatangan ribuan para wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Maka tak heran jika Tana Toraja banyak dikenal di luar negeri, tentu saja selain dari Pulau Dewata Bali.

Tahukah Anda, ternyata sebenarnya ada satu ritual adat lain di Tana Toraja yang jauh berbeda dari ritual adat umumnya. Dan ritual itu bernama Ma' Nene', yaitu ritual adat yang digelar untuk membersihkan dan mengganti busana jasad leluhur yang telah meninggal.

Ritual Ma' Nene' hanya dikenal oleh masyarakat Baruppu di pedalaman Toraja Utara. Biasanya, ritual adat Ma' Nene' ini digelar tiap bulan Agustus. Saat ritual Ma' Nene' berlangsung, peti-peti mati para leluhur ini akan dikeluarkan dari makam-makam dan liang batu yang kemudian diletakkan di tempat area upacara.

Di area upacara, sanak keluarga dan para kerabat sudah bersiap-siap dan berkumpul. Mereka mengeluarkan jasad-jasad yang ada di dalam peti mati, baik yang masih utuh maupun yang tinggal tulang-belulang, dan mengganti busana lama yang telah melekat di tubuh jasad dengan yang baru. Mereka memperlakukan jasad-jasad tersebut seolah masih hidup dan tetap menjadi bagian keluarga besar.

Supernatural
Asal usul dari ritual adat Ma' Nene' di Baruppu ini berasal dari kisah yang sudah turun-temurun. Pada jaman dahulu, terdapat seorang pemburu binatang bernama Pong Rumasek. Disaat sedang berburu di kawasan hutan pegunungan Balla, dia tidak menemukan binatang hutan satu pun yang bisa diburu, ia justru menemukan jasad seseorang yang telah lama meninggal.

Jasad itu tergeletak di bawah pepohonan dan hanya tinggal tulang-belulang. Merasa kasihan, Pong Rumasek kemudian membersihkan jasad tersebut dan dibungkus dengan pakaian yang dia kenakan. Jasad tersebut kemudian diletakkan di tempat yang bersih dan layak. Setelah itu, Pong Rumasek melanjutkan perburuannya kembali. Tak disangka, setelah kejadian itu, setiap kali Pong Rumasek berburu, ia selalu memperoleh hasil hewan buruan yang besar dan banyak. Dia merasa jika semua hewan hasil buruannya itu seperti ada yang menggiringnya.

Tidak sampai disitu saja, sesampainya di rumah, Pong Rumasek melihat tanaman padi di sawahnya pun sudah menguning dan siap panen sebelum waktunya. Pong Rumasek percaya jika keberuntungan yang telah diperoleh berkaitan dengan balasan dari hasil rasa kasih yang ditunjukkannya ketika merawat jasad yang ditemukannya saat berburu. Sejak itulah, Pong Rumasek dan masyarakat Baruppu memuliakan mayat para leluhur, tokoh dan kerabat dengan upacara Ma' Nene'.

Dalam ritual adat Ma' Nene' juga ada aturan tak tertulis yang mengikat warga. Misalnya, apabila ada seorang istri atau suami meninggal dunia, maka pasangan yang ditinggalkan tidak boleh menikah lagi sebelum mengadakan ritual adat Ma' Nene' untuknya. Saat ritual adat Ma' Nene' digelar, para perantau asal Baruppu yang berada luar pulau dimana pun berada akan pulang kembali untuk mengikuti prosesi acara ritual adat Ma' Nene' sebagai bentuk dari rasa hormat kepada para leluhurnya.

Ritual adat Ma' Nene' oleh masyarakat suku Baruppu ini dianggap sebagai wujud kecintaan mereka pada para leluhur, tokoh dan kerabat yang sudah meninggal dunia. Mereka percaya jika arwah-arwah para leluhur dapat membantu menjaga mereka dari gangguan roh jahat, hama tanaman dan kesialan hidup. Warga Baruppu percaya, jika Ma' Nene' tidak digelar maka leluhur juga tidak akan menjaga mereka. Musibah akan melanda, penyakit akan menimpa warga, sawah dan kebun tak akan menghasilkan dan panen.
Dapatkan update artikel terbaru secara langsung dari Avanoustic.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Tinggalkan komentar Anda dan patuhilah peraturan berkomentar di blog ini:

- Berkomentarlah sesuai dengan relevansi
- Link hidup, promo dan spam otomatis akan dihapus
- Dilarang sesuatu hal yang mengandung unsur SARA

Copyright © 2015. Avanoustic - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger