logo blog
Banner

Wanita Ini Celaka Karena Bermain Papan Ouija

Avanoustic.com - Sebuah peringatan dari dunia lain gagal menghentikan Angela Jackson dari Kilbarchan, Renfrewshire, untuk berbuat iseng dengan Ouija Board atau Papan Ouija.

Namun kini, ibu dari 2 anak ini langsung menyesali keputusannya saat dia menerima ancaman dari dunia roh. Ini semua berawal saat Angela menerima pesan dari mendiang ayahnya di pertemuan spiritualis, demikian seperti yang diwartakan Mirror.

"Sambil membawa secangkir teh, aku duduk di aula pertemuan. Seorang wanita berdiri di panggung depan. Dia mengamati kerumunan, lalu matanya tertuju padaku. Dia bilang: Selamat datang di duniaku, lalu mulai menyanyi lagu Jim Reeves", ungkap Angela, menceritakan awal kejadian.

"Aku menggeliat di bawah tatapan intensnya. Dan tiba-tiba aku menyadari, itu lagu kesukaan ayahku, Charlie, yang meninggal 20 tahun yang lalu. Lagu terhenti dan dia berkata: Ayahmu menunggumu. Kamu berfikir untuk menggunakan Papan Ouija, jangan lakukan! Tidak ada keuntungan bermain dengan itu".

"Saya sangat terkejut, dia benar, saya memang berencana melakukannya".

Permainan Hantu
Angela terobsesi dengan kehidupan dunia lain setelah dirinya pernah dilaporkan mengalami mati suri pada saat dirinya kecil. Ditambah lagi dengan mimpi-mimpinya yang sering menjadi kenyataan, mambuat Angela semakin penasaran dengan segala macam aktivitas yang ada di dunia yang tak kasat mata itu.

"Itu memang beresiko karena kamu tidak tahu roh siapa yang terkoneksi denganmu. Roh iblispun bisa masuk. Aku memutuskan mungkin hal itu yang ayahku khawatirkan. Namun setelah mendapat peringatan, aku tetap tidak bisa menyingkirkan pikiran itu", jelas Angela.

Suatu malam, tetangga Angela mengundangnya untuk minum dan mereka tertuju pada topik kehidupan setelah kematian. Dari pembahasan itulah kemudian membuat mereka memutuskan untuk menggunakan Papan Ouija.

"Di bawah cahaya lilin, kami bertiga duduk di lantai sambil bersila mengelilingi papan. Jantungku berdetak cepat dan bersemangat saat kami meletakkan jari di papan dengan gelas minuman yang dibalik", tutur Angela.

"Benda itu mulai bergerak tanpa arah. Robert, tetanggaku memulai pertanyaan: Dengan siapa Anda ingin berbicara? Gelas bergerak ke arah huruf yang dieja menjadi 'A-N-G-E-L-A'. Roh itu ingin berbicara denganku. Namun kata-kata berikutnya yang keluar adalah 'd-i-e-b-i-t-c-h'".

"Aku bilang: Itu tidak lucu. Namun Robert menjawab: Angela, kami tidak melakukan apapun. Dia menarik jarinya dari gelas dan pintu di ruangan itu tertutup kencang dengan sendirinya".

"Saya bertanya: Siapa Anda? Dengan jari yang tersisa hanya jariku, gelas itu bergerak dengan cepat dan mengatakan: Saya dibunuh, itu telah tertulis sama halnya dengan dirimu. Lalu aku bertanya lagi: Siapa Anda? Dengan cepat gelas itu mengeja 'S-A-T A-N'. Aku lalu berteriak: aku tidak takut dengan Anda!"

Setelah teriakan dari Angela. Papan itu secara tiba-tiba terbang dari meja dan menghantam dinding. Tetangga Angela sangat ketakutan, dan mereka menyalakan lampu kemudian bergegas mematikan lilin.

"Kita tidak boleh melakukan ini lagi", kata tetangga Angela.

Angela mengatakan kepada tetangganya jika bukan mereka yang mendapat peringatan kalau akan dibunuh, melainkan hanya dirinya saja. Hal ini semakin membuat Angela penasaran dan mengaku butuh informasi yang lebih.

Beberapa bulan kemudian, Angela membujuk tetangganya untuk melakukan lagi, namun roh itu tidak pernah kembali.

"Lalu suatu malam aku terbangun sambil berteriak dan berkeringat dari mimpi buruk. Aku bermimpi telah diserang oleh sosok pria misterius dengan membawa palu", jelas Angela.

"Saat itu aku menyadari bahwa keadaan sudah di luar batas. Aku ketakutan setengah mati. Aku tidak akan bermain Papan Ouija lagi, aku bersumpah".

Setelah kejadian itu, tetangganya dilaporkan telah pindah ke tempat yang baru, dan Angela berusaha melupakan kejadian itu. Namun, Angela menjelaskan bahwa pesan dari roh tersebut masih terus terngiang dalam pikirannya.

"Aku takut keluar rumah dan jika aku melakukannya, aku merasa ada yang mengawasi", ungkapnya.

"Tidak lama setelahnya, aku pergi mengunjungi anakku, Darren, yang tinggal tidak jauh dari kediamanku. Aku kemudian mengunci pintu rumahku dan melangkah menuju tangga teras".

"Dari belakang terdengar suara menggeram seperti kata-kata yang tertulis saat bermain Papan Ouija pada waktu itu. Aku terpaku dan ketakutan, aku berbalik dan melihat seorang pria berbaju putih sambil memegang palu".

"Aku berteriak saat dia menjatuhkan senjatanya ke kepalaku. Dia memukulku lagi hingga aku dapat merasakan darah hangat di wajahku".

"Aku tidak dapat melihat jelas orang yang menyerangku, aku hanya ingin pergi. Sambil berlumuran darah aku berhasil sampai ke pintu dan pingsan. Terbangun di rumah sakit dengan perasaan bingung dan kesakitan. Dokter bilang aku diserang dan mengalami kerusakan tengkorak kepala".

Berikut video ini bagaimana Papan Ouija merupakan permainan yang sangat berbahaya untuk Anda mainkan. Jangan pernah mencoba permainan ini di rumah atau tempat Anda.
Dengan kejadian ini, Angela kemudian membuat laporan kepada pihak kepolisian tentang semua kejadian sesuai dengan apa yang dapat diingatnya. Namun, mereka tidak dapat menemukan orang yang menyerang Angela.

"Aku hidup penuh ketakutan kalau siapapun yang melakukannya akan kembali untuk menyelesaikannya, seperti yang pernah dikatakan roh pada Papan Ouija. Kejadian itu telah berlalu hingga 6 tahun lamanya dan baru bisa kuceritakan saat ini. Tidak ada yang menjadi tersangka dan aku masih ketakutan kalau prediksi roh tersebut akan menjadi kenyataan", jelasnya.

"Kalau saja aku mendengarkan peringatan dari ayahku, ini semua tidak akan terjadi. Dan kini aku memperingati kalian semua, jangan pernah menganggap Papan Ouija dengan sembarangan. Anda tidak tahu iblis apa yang akan hadir".
Dapatkan update artikel terbaru secara langsung dari Avanoustic.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Tinggalkan komentar Anda dan patuhilah peraturan berkomentar di blog ini:

- Berkomentarlah sesuai dengan relevansi
- Link hidup, promo dan spam otomatis akan dihapus
- Dilarang sesuatu hal yang mengandung unsur SARA

Copyright © 2015. Avanoustic - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger