logo blog
Banner

Astrofisikawan Ragukan Kelayakan Mars One

Avanoustic.com - Astrofisikawan Joseph Roche mengatakan bahwa, proses seleksi untuk misi satu arah tidak cukup kuat karena penyelenggara yang terlalu naif untuk mensukseskan proyek ini bisa saja tidak mungkin terjadi.

Dia bukanlah orang pertama yang mengungkapkan skeptisisme tentang Mars One, sebuah misi pribadi yang dikatakan sangat ambisius, yang bertujuan untuk menempatkan manusia di Mars pada tahun 2025. Namun Joseph Roche berbeda dengan kebanyakan kritikus, hal ini karena dia telah menjadi salah satu astronot yang berada dalam misi tersebut.

Roche, astrofisikawan dari Trinity College Dublin, yang pada bulan lalu terpilih sebagai salah satu dari 100 orang di barisan terdepan untuk misi ini, telah mengungkapkan keraguannya tentang kelangsungan hidup Mars One.

Ruang Angkasa
Image credit: NASA/Pat Rawlings
"Keterbukaan dan transparansi akan sangat menguntungkan Mars One, tapi saya berpikir bahwa kekurangan dari proses seleksi, ditambah dengan keengganan mereka untuk terlibat dan berkolaborasi dengan komunitas ilmiah telah menunjukkan bahwa, waktunya mungkin telah datang bagi Mars One untuk mengakui implausibility dari usaha tertentu, dan mengubah usaha mereka ke arah yang lebih mendukung misi layak lainnya dari ruang angkasa di masa yang akan datang", ungkap Roche kepada kantor berita Guardian.

Bekerja sama dengan organisasi Belanda, Bas Lansdorp, proyek ambisius ini berusaha untuk tidak hanya mengirim manusia ke Mars dalam sepuluh tahun ke depan, tetapi juga mendirikan koloni di sana. Mereka ingin menjadi perintis pertama dalam misi eksplorasi membangun kehidupan baru di Planet Mars secara permanen.

Banyak para kritikus yang menganggap kelayakan usaha ini telah terperosok dalam keraguan sejak awal atas dasar bahwa, NASA sendiri dengan semua pengetahuan dan pengalaman dalam eksplorasi ruang angkasa berawak, tidak akan mampu untuk mencoba dan menjadikan misi tersebut sebagai sebuah prestasi selama beberapa dekade.

Organisasi ini berencana untuk mengirim satelit ke Mars dalam waktu hanya tiga tahun,  penempatan robot rover tahun 2020, dan pengiriman manusia pertama pada tahun 2025, semua tanpa pengalaman nyata dengan misi ruang angkasa.

"Ini akan memakan waktu sedikit lebih lama dan menjadi sedikit lebih mahal", ungkap fisikawan Gerard't Hooft.

"Ketika mereka pertama kali meminta saya untuk terlibat, saya mengatakan kepada mereka: Anda harus meletakkan nol setelah semuanya".
Dapatkan update artikel terbaru secara langsung dari Avanoustic.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Tinggalkan komentar Anda dan patuhilah peraturan berkomentar di blog ini:

- Berkomentarlah sesuai dengan relevansi
- Link hidup, promo dan spam otomatis akan dihapus
- Dilarang sesuatu hal yang mengandung unsur SARA

Copyright © 2015. Avanoustic - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger